9 out of 10 based on 10 rating. 1 user review.
manchester-city

Dominasi City Sedang Diuji di Liga Champions

Prediksi bola terbaik, cmidn.net – Manchester City menunjukkan laju bagus sejauh ini. Ketangguhan City dan kepiawaian Pep Guardiola akan diuji dalam babak grup Liga Champions tengah pekan ini.

City berhasil mencatatkan hasil-hasil positif dalam enam pertandingan pertama mereka. Empat kemenangan di liga Inggris ditambah dua hasil positif dari babak play-off Liga Champions.

Di antara satu kemenangan itu, City berhasil melewati ujian besar dari derbyManchester. The Citizens sukses mempermalukan Manchester United 2-1 lewat gol Kevin de Bruyne dan Kelechi Iheanacho. Gawang City hanya kebobolan oleh Zlatan Ibrahimovic dalam laga yang bergulir di Old Trafford pada Sabtu, 10 September 2016 itu. Hasil-hasil bagus itupun membuat City menguasai puncak papan klasemen Premier League dengan nilai 12.

Masih dalam euforia kemenangan tersebut, City sudah dinanti laga lain di level yang lebih kompetitif: Liga Champions. Mereka akan menghadapi Borussia Muenchengladbach di Etihad Stadium pada Rabu (14/9/2016) pukul 01.45 WIB. Laga itu menjadi ujian pertama City pada Grup C yang juga dihuni oleh Barcelona dan Celtic yang disebut-sebut sebagai grup neraka.

Menghadapi Gladbach bukanlah pertandingan yang asing bagi City. Musim lalu The Citizens yang masih ditukangi Manuel Pellegrini memenangi dua pertandingan lawan Glandbach dalam fase grup Liga Champions. Satu modal tambahan dimiliki City dengan laju kurang sip Gladbach di Bundesliga. Mereka baru saja kalah dari Freiburg 1-3.

Namun secara keseluruhan, City tak mempunyai sejarah bagus di Liga Champions. Belum sekalipun City menjadi juara Liga Champions. Selain itu, Guardiola sendiri juga kurang sip saat mendampingi tim di Liga Champions baru-baru ini. Sudah cukup lama Guardiola tak membuat tim besutannya menjadi juara. Terakhir kali juara Liga Champions didapatkan Guardiola pada musim 2010-2011 bersama Barca.

Guardiola pun memilih tak sesumbar menjelang laga itu. Dia mengakui tugas yang diembannya di liga Champions tak akan mudah.

“Sungguh menjadi sebuah penghargaan untuk bisa menjadi manajer di Barcelona dan Bayern Munich. Bersama mereka saya bisa mencapai semifinal dan final. Sementara Manchester City belum pernah mencapainya. Roberto Mancini membantu City mencapai babak grup dan Pellegrini bisa mengantarkan City sampai semifinal,” kata Guardiola seperti dikutip Daily Mail.

“Kalau Anda bisa membuat tim sampai semifinal lima, enam, atau tujuh kali maka di tahun lainnya akan bisa mencapai babak final. Kalau publik meminta saya bisa membuat Manchester City menjadi juara Liga Champions, maka saya harus jadi pelatih yang snagat bagus.

“Saya akan mencobanya tapi sejarah adalah sejarah. Publik menilai saya gagal bersama Bayern Munich karena saya tak memenangi trofi Liga Champions. Saya harus menerimanya,” ucap dia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *